Tuesday, February 2, 2016

Pabbo


foto bareng sunsengnim level 2, yang baik hati dan penyabar dalam mengajar.
Sekarang masuk level 3.
dari 2 jam pelajaran, cuma kepakai 5 menit, sisanya bengong karena ga ngerti. :(

apalagi tadi siang, udah dua hari ga masuk, sekalinya masuk banyak pelajaran yang kelewat.
sungsengnimnya ga pakai rem pula ngejelasinnya, padahal ada satu muridnya yang butuh bimbingan khusus karena "pabbo". :(

dan malam ini niat mau belajar, tapi apa daya kalau semangat tidak menyertai. wkwkwkw
ujung ujungnya liatin HP dan nge youtube.

#curhatmalamini


Monday, February 1, 2016

Kursus Bahasa Gratis di Korea Selatan, Seoul

Bahasa merupakan faktor terpenting seseorang dalam berkomunikasi, 
Bahasa jjuga merupakan salah satu identitas bangsa suatu negara, oleh karena itu tiap negara memiliki bahasa yang berbeda-beda, termasuk Korea Selatan. 
Dikorea sendiri, memiliki huruf yang berbeda dari negara-negara lain, Korea menggunakan huruf yang di sebut dengan "Hangeul"yang telah  diresmikan oleh King Sejong pada tahun 1443 Dinasti Jasoen, hangeul merupakan tulisan berbentuk simbol seperti aksara tionghoa.
Tidak mudah untuk orang pertama kali datang korea, untuk mengerti dan memahami hangeul dalam waktu singkat.
butuh minimal beberapa hari untuk bisa membaca hangeul dengan lancar dan jelas. 


Konsonan
ㄱ dibaca (G) giyeok (기역), atau kiŭk (기윽) di Korea Utara
ㄴdibaca (N) nieun/niŭn (니은)
ㄷdibaca (D) digeut (디귿), atau tiŭt (디읃) di Korea Utara
ㄹdibaca (R,L) rieul/riŭl (리을)
ㅁdibaca (M) mieum/miŭm (미음)
ㅂdibaca (B) bieup/piŭp (비읍)
ㅅdibaca (S) siot (시옷), atau siŭt (시읏) di Korea Utara
ㅇdibaca (NG, – )ieung/iŭng (이응)
ㅈdibaca (J) jieut/chiŭt (지읒)
ㅊdibaca (CH) chieut/ch’iŭt (치읓)
ㅋdibaca (K) kieuk/k’iŭk (키읔)
ㅌdibaca (T) tieut/t’iŭt (티읕)
ㅍdibaca (P) pieup/p’iŭp (피읖)
ㅎdibaca (H) hieut/hiŭt
(히읗) (sumber:http://www.informasi-pendidikan.com/2014/12/mau-belajar-menulis-hangeul-inilah.html)

Beruntungnya bagi kalian yang mengunjungi korea dengan tujuan berwisata ataupun tinggal disini, dan belum bisa lancar berbahasa korea, disini banyak sekali lembaga lembaga yang membuka kursus bahasa secara gratis tis tis. kenapa gratis? karena pemerintah korea mengalokasikan sebagian dananya untuk memfasilitasi para foreign, termasuk biaya kursus bahasa ini.
Biasanya di satu daerah terdapat satu lembaga kursus bahasa, dengan waktu yang sangat fleksible (re : bisa weekday ataupun weekend). salah satu lembaga yang menyediakan kursus gratis adalah ini (http://english.visitkorea.or.kr/enu/AKR/FU_EN_15.jsp?cid=1780762)


Tetapi walaupun gratis, lembaga kursus tidak menyediakan failitas buku paket yang akan di gunakan selama proses belajar mengajar berlangsung, untuk bukunya sendiri kita hanya perlu mengeluarkan kocek maksimal sebesar 25.000 KRW atau sekitar 280.000 Rupiah.

Untuk tingkatan yang tersedia, masing masing lembaga menetapkan tingkatan dasar hinggal advaced sesuai dengan kemampuan kebanyakan pesertanya, jika pesertanya banyak maka akan dibukakan kelas hingga level 4, tetapi jika sedikit maka hanya ada kelas tingkat dasar yaitu level 1-2.

Di masing-masing lembaga tidak di mengadakan ujian tiap tingkatanya, sehingga sangat disayangkan sekali bagi kita yang ingin mengukur kemampuan berbahasa kita, tetapi "GOL" yang dicapai  dari lembaga tersebut adalah agar para pesertanya dapat berbahasa dengan baik di lingkungan sekitar, minimal kata kata dasar yang biasa digunakan, seperti; apa? siapa? dimana? kapan?

   Tapi walaupun begitu peminat kursus bahasa ini sangat banyak sekali, mulai dari pelajar, pekerja, ibu rumah tangga, hingga freelance mereka mengikuti kursus ini. walaupun berasal dari berbagai negara tetapi semangat untuk mempelajari bahasa korea sangat tinggi, karena tidak banyak warga asli korea yang tidak dapat berkomunikasi menggukaan bahasa inggris dengan baik. Jadi, salah satunya cara agar dapat berkomunikasi dengan penduduk sekitar adalah kita mengikuti bahasa yang mereka gunakan.

      Saya, sudah hampir satu tahun mengikuti kursus bahasa korea di Songbuk Glovbal Village Center, walaupun agak jauh dari rumah, tetapi banyak ilmu yang saya dapat di tempat kursus tersebut. Karena selain hanya belajar bahasa, saya juga bertemu teman dari berbagai macam negara seperti Rusia, Pakistan, Jepang, cina, dan Filipina, disana kita saling bertukar cerita tentang negara masing masing. (jadi curhat deh Xp)