Sebagai warga (baru 2 tahun) Jakarta, terkadang kami jenuh dengan suasana perkotaan yang penuh dengan gedung dan mall. Hampir tiap wiken kami tidak pernah absen mengunjungi mall mall di jakarta, baik hanya cuci mata ataupun membeli beberapa keperluan sehari hari. Rasanya kami butuh liburan yang dekat dari jakarta tapi dengan suasana yang berbeda. Mana lagi kalau bukan Bandung. Setelah mencari diinternet rekomendasi tempat wisata di bandung, akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke daerah CIWIDEY.
Tujuan ke bandung kali ini, kami ingin staycation selama 3 hari 2 malam di sana, jadi kami memilih akomodasi yang memiliki fasilitas lengkap untuk anak anak. Suamiku semangat mencarikan akomodasi, karena beliau sudah tidak sabar berlibur ke sana. Dia segera memesan penginapan yang sekiranya cocok dengan ekspektasinya untuk liburan, yaitu couttage di "CIWIDEY VALLEY RESORT".
Ciwiday Valley Resort ini merupakan akomodasi liburan yang sangat lengkap, landmark terbesarnya adalah Ciwidey HotSpring Water yang berlokasi beberapa ratus meter dari kawasan penginapan. Bagi pengunjung yang menginap di Ciwiday Valley Resort, mereka sudah dibebaskan dari biaya masuk Ciwiday HotSpring Waternya alias gratis.
Selain itu, di Ciwiday Valley juga ada taman bermain yang sangat instagramable dan terdapat beberapa wahana yang dapat dimainkan bagi pengunjung anak anak. Dimalam hari suasana disini sangat romantis karena banyak lampu kecil yang menyala menghiasi taman tersebut.
Liburan kali ini kami ditemani oleh enin dan apunya Dean, jadi kami menyewa 2 tempat penginapan disana. Satu unit couttage dan 1unit kamar deluxe.
Kami memilih weekdays agar jalanan sepi, jadi kami memilih staycation dari hari kamis hingga hari sabtu. Tidak ada ittenary khusus untuk staycation ini, karena memang tujuan kami hanya jalan jalan santai mengelilingi kecamatan Ciwidey.
Hari kamis,
Sekitar jam 9 kami keluar apartemen untuk menyimpan barang bawaan di mobil. Setelah semua barang sudah dirapihkan kamipun segera melaju menuju Bandung. Perjalanan ditempuh sekitar 2 jam hingga Bandung kota, tepat jam makan siang kami mencari tempat makanan di sekitar Jl Pasteur bandung. Kami makan di tempat makan "Iga Bakar Si Jangkung", menurut rekomendasi beberapa temanku makanan ini cukup enak dan terkenal di bandung, aku pun langsung cari infonya di google tempat makan yang enak di sekitar Jl Pasteur, ternyata iga bakar ini berada di urutan teratas rekomendasi dari google saat itu.
Tanpa pikir panjang, akhirnya kami langsung menuju kesana.
Sesampainya disana suasana sudah rame akan pengunjung. Harum iga bakarnya pun sudah tercium di sekitar tempat makan tersebut. Kami langsung mengambil tempat duduk dan memesan makanan di menu yang ada.
Kami memesan tongseng daging, sate ayam dan tidak lupa iga bakarnya. Presentasi makanannya memang sangat berbeda dari biasanya, baru kali ini aku melihat iga bakar sate yang di sajikan secara unik, rasanyapun tidak kalah menarik karena memang bumbunya resap ke dagingnya. Kami menikmati makanan sambil mendengarkan alunan lagi yang dinyanyikan oleh pengamen yang duduk di depan tempat makan tersebut, walaupun lokasinya berada di tengah jalan dan banyak kendaraan lalu lalang tapi hal itu tidak membuat tempat ini sspi akan pengunnjung . Tidak terasa semua makanan habis tak tersisa , semoga Iga Bakar ini membuka cabang di Jakarta dan kota besar lainnya agar kami tidak perlu jauh jauh ke Bandung untuk menikmatinya lagi.
Setelah makan siang kami melanjutkan perjalanan menuju Ciwidey, ternyata jalan dari bandung menuju Ciwiday sangat dekat dengan adanya tol baru, yang bernama Tol Soroja, tol ini menghubungkan langsung antara bandung kota dengan kecamatan Ciwidey.
Walaupun sempat kesasar diperjalanan akhirnya kami sampai di Ciwidy Ressort Valley.
Kami istirahat sebentar setelah check in di masing masing kamar (aku dean dan suamiku di couttage, enin apu di deluxe),
Cottage:
Deluxe
suasana ketika itu lumayan mendung tapi tidak ada rintik hujan yang jatuh ke permukaan, jadi kami pikir hujan tidak akan turun. Selesai solat dan tiduran sebentar, Kamipun bergegas menuju Ciwidey Hot SpringWaternya, sekalian untuk melepas lelah setelah perjalanan jauh.
Karena kami menginap di penginapan Ciwidey Ressort jadi kami tidak dikenakan biaya lagi untuk masuk ke kolam renang. Semuanya gratis.
Di Ciwidey HotSpring Water ada 2 kolam, dibagian bawah merupakan kolam dangkal yang memiliki beberapa perosotan untuk anak anak sayangnya dikolam ini airnya bukan air hangat, melainkan air dingin. sementara dibagian atas merupakan kolam pemandian air panas, yang cukup dalam, disini juga disediakan perosotan agak curam dan tinggi yang diperuntukkan bagi orang dewasa.
Bagi pengunjung yang ingin berenang di Ciwidey HotSpring Water, tanpa menginap, dikenakan biaya sebesar Rp 50.000 per orang (diatas 1 tahun).
Selain pemandian air panas disini juga ada taman bermain yang memiliki beberapa wahana permainan serta spot foto yang menarik, diantaranya ada jembatan gantung, ayunan, papan berbentuk love dan juga ada sarang unggas yang berisi burung ayam dan bebek. Bagi pengunjung yang menginap disini, maka tidak dikenakan biaya masuk ke taman tersebut. Tapi bagi pengunjung yang tidak menginap disini harus membayar biaya masuk sebesar Rp 10.000 per orang.
DiCiwidey Valley juga tersedia restaurant yang buka hingga pukul 22.00, menunya pun cukup lengkap. Tidak sedikit pula banyak pengunjung dari luar yang sengaja datang ke restaurant ini hanya untuk menikmati menu makanan yang disajikan disini.
Hari Jumat,
Kami sarapan di Ciwidey Valley restaurant menu sarapannya lengkap menurutku, mulai dari bubur roti hingga makanan berat ada semua disini, dan tidak ketinggalan aneka jus, kopi dan susu yang ikut serta melengkapi menu makanan ini.
Selesai sarapan kami bersiap menuju Happy Farm, lokasinya sekitar 4 km dari Ciwidey Valley, kami kira perjalanan akan panjang dan macet tapi ternyata jalanan sepi dan sangat lancar. Happy farm buka dari pukul 10.00 hingga pukul 19.00 weekday, sementara untuk weekend buka dari jam 08.00-20.00 , harga tiket masuk Happy Farm Rp 20.000 per orang (tiket dapat ditukarkan dengan susu sapi segar). Selain itu pengunjung harus membayar di tiap wahana sekitar Rp15.000- Rp25.000, makanan untuk domba dan kelinci masing masing Rp 15.000 , Menunggang kuda anak anak Rp 25.000 per anak.
Selain itu disini ada taman bunga yang luas, pemandangannya sangat bagus dan bunga bunganya pun sangat terawat.
Selain itu ada pula kantin makanan, yang menjual beberapa makanan ringan dengan harga yang cukup terjangkau, di samping kantin terdapat candy house, rumah permen yang mayoritas berwarna pink. Untuk dapat memasuki kawasan candy house pengunjung harus membayar uang tambahan sebesar Rp 20.000 per orang.
Sudah puas berkeliling Happy Farm, kami melanjutkan perjalanan menuju Pinisi Resto untuk makan siang. Perjalanan menuju Pinisi Resto cukup jauh, sekitar 17 km, tapi karena kami penasaran dengan tempat wisata disana maka kami tetap melanjutkan perjalanan. Pinisi resto merupakan salah satu tempat makan yang cukup sering ku lihat di televisi, suasananya yang bagus, udara nya yang sejuk, serta kulinernya yang beragam membuat tempat ini menjadi salah satu rekomendasi bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Bandung.
Sepanjang perjalanan kami disuguhkan pemandangan perkebunan yang berwarna hijau, sayangnya cuaca di siang itu agak mendung, jadi langit tampak sedikit kelabu.
Sesampainya disana kami membayar Rp 20.000 perorang digerbang utama. Selain itu jika ingin masuk ke kawasan pinisi harus membayar lagi sebesar Rp 10.000. Dan juga Rp 15.000 jika ingin berjalan diatas jembatan pinisinya.
Makanan yang disajikan disini beragam, ada gurame, bakso, soto mie, dan masih banyak lainnya.
Selesai makan dan berfoto sebentar, hujan pun turun sehingga kami harus segera kembali ke penginapan.
Malam harinya kami ingin mencoba makan malam di Restaurant Bambooberry, tapi restaurant tersebut hanya buka hingga pukul 19.00, jadi kami mencari tempat makan lain untuk makan malam. Diperjalanan kami berhenti di Resto Rumah Nenek yang berjarak sekitar 4.5Km dari Ciwiday Valley, karena tempat makan tersebut juga merupakan salah satu tempat makan yang di rekomendasinya disekitar Ciwidey.
Rumah nenek menyajikam menu makanan khas sunda. Selain itu disana menjual berbagai cemilan ringan dan oleh oleh Souvenir dari Bandung. Tempat ini buka dari jam 11.00 hingga 23.00 (atau 00.00 di hari jumat-sabtu).
Selesai makan malam kami kembali kepenginapan untuk persiapan kembali ke jakarta esok hari.
Hari sabtu,
Setelah sarapan kami segera persiapan untuk kembali ke Jakarta. Sekitar jam 09.00 kami sudah check out dari penginapan dan menuju bandung kota, untuk mencari beberapa buah tangan.
Sesampainya diBandung Kota, kami mampir ke suatu toko oleh oleh yang tidak pernah kami lewatkan jika main ke bandung, yaitu ke toko Oleh oleh Kartika Sari yang berada di dekat pintu tol Pasteur.
Selain menjual berbagai macam kue kering dan kue basah, disini juga terdapat foodcourt , toko mainan, dan playground yang disediakan untuk anak anak yang ingin beristirahat sambil bermain sebentar sebelum melanjutkan perjalanan.
Kami tidak lama di toko ini karena hanya ingin membeli beberapa buah tangan. Selesai mendapatkan buah tangan yang diinginkan, kamipun melanjutkan perjalanan menuju Jakarta .