Thursday, September 26, 2019

Wisata ke Negeri Laskar Pelangi

akhirnya aku menyentuh lagi blog yang hampir berdebu ini. :"
kali ini aku mau berbagi informasi (atau curhat) tentang wisata di belitung.
kenapa pilih Belitung? karena dari aku hamil, aku ingin banget wisata kesana semacam ingin" baby moon" gitu tapi ternyata waktu aku hamil, kami (aku dan suami) banyak urusan yang harus dilakukan, seperti pindah tempat tinggal dan suamipun pindah pekerjaan, jadi keinginan baby moon ala ala artis harus ditunda. Habis melahirkan dan beberapa bulan ke setelahnya, kami belum siap membawa bayi berpergian jauh, karena sebagai orang tua baru masih terbayang betapa repotnya wisata membawa bayi dengan segala perlengkapan yang harus dibawa. Maka, setelah Dean 8 bulan baru kami merasa bisa mengajak bayi berpergian jauh tanpa didampingin pengasuh atau kakek neneknya.

Biasanya kalau kami (saya dan suami) ingin wisata ke suatu tempat, kami membagi tugas antara yang mencari tiket-mencari penginapan-bikin ittenary-dan mencari tranportasi selama ditempat wisata. Wisata kali ini saya bertugas mencari penginapan, ittenarry, dan transportasi, sementara suami hanya mencari tiket pesawat. Kebetulan juga kemarin kami di bantu beberapa orang selama di Belitung, yaitu temanku waktu SMA Dina,  yang ikut suaminya tinggal dibelitung dan juga bu Dina yang merupakan kerabat mertuaku, yang memiliki bisnis travel di sana. (Namanya sama sama dina tapi ini beda orang ya). Akupun mengkontak Dina dan Bu Dina untuk mengabari kalau kami ingin berwisata kesana.

Untuk tiket pesawat pak suami kemarin mencarinya melalui aplikasi TRAVELOKA dan dapat tiket penerbangan dengan pesawat SRIWIJAYA AIR untuk pulang pergi, tapi aku lupa berapa budget yang kami keluarkan untuk tiketnya, aku pun gamau mengira ngira karena takut harganya ternyata jauh dari perkiraanku . hiks  :"
untuk perjalanan CGK-TJ.PANDAN menghabiskan waktu yang sangat singkat, sekitar 45 menit perjalanan.

dean naik pesawat pertama kali


untuk ittenarry kami selama disana 4D3M kami membuatnya se fleksible mungkin demi menjaga kenyamanan bayi.

  • Hari 1 : Tiba di Bandara H.AS. Hanandjoenddin TJ.Pandan ( 18.00 ) - Belitung Timpo Duluk
  • Hari 2 : Pantai Tanjung Tinggi (Laskar Pelangi) - Danau Kaolin
  • Hari 3 : Sekolah Laskar Pelangi - Rumah Keong/Dermaga Kirana - Museum Kata - Kampung Ahok - Vihara Dewi Kwan Im - Pantai burung mandi
  • Hari 4 : Pantai Tanjung Pendam - Pulang
akses transportasi selama disana ternyata sangat mudah, karena aplikasi seperti Go-Jek dan Grab sudah masuk ke Belitung. Awalnya kami ragu bisa menggunakan tranportasi online karena daerahnya masih jauh dari kata keramaian, ternyata ketika kami mencoba 2 aplikasi tersebut, sudah banyak kendaraan (motor dan mobil) yang hilir mudik dengan tarif yang terjangkau.
Untuk hari pertama di Belitung, kami menyewa mobil harian (biaya: 250.000, mobil matic lepas kunci) dan untuk hari kedua kami juga menyewa mobil sekaligus menggunakan jasa tour guide untuk berkeliling pulau Belitung. 

Selama di Belitung kami menginap di  "LA LUCIA BOUTIQUE HOTEL", karena kulihat  ratting di aplikasi pencarian hotel lumayan tinggi, selain itu hotel ini memiliki design yang unik, dan harganya sesuai dengan budget kami, yaitu sekitar Rp 580.000/malam (okt 2018). 



Hari 1
Sesampainya di Bandara Tj.Pandan pkl. 18.00 kami dijemput oleh staff La Lucia Hotel, (jasa penjemputan dari bandara ke hotel dikenakan biaya Rp 250.000). supirnya sangat ramah dan informatif tentang daerah setempat, dan memberi  info tentang wisata disana. 

malamnya kami berencana makan di rumah makan BELITOENG TIMPO DULUK, untuk akses kesana dari tempat penginapan kami, kami menggunakan aplikasi Go-Car. jaraknya tidak terlalu jauh dengan tarif  RP 7000 kami sudah sampai ditempat tujuan. 
tempat makan ini ternyata sangat ramai, dan memang wajib untuk dikunjungin oleh wisatawan. Disini disuguhkan berbagai macam makanan khas belitung dengan harga yang relatif standar untuk ukuran daerah wisata.


sumber: tripadvisor



selain makanan dan harganya yang menarik, tempatnya pun sangat instagram-able. bagaimana tidak, mulai dari kursi, meja, hiasan didinding, hingga piring dan gelanya memang dibuat seperti timpo duluk. jadi jangan heran jika pengunjung yang datang kesini banyak yang mondar mandir berfoto disetiap sudut rumah makannya.




Hari 2
Pukul 8 pagi aku janjian dengan penyewaan mobil, dan Dina. setelah semua siap kami  memulai perjalananya. tujuan pertama adalah pantai TJ tinggi , pantai ini merupakan salah satu objek wisata yang terkenal di pulau Belitung. pantai ini disebut juga dengan pantai Laskar Pelangi, karena pantai Tj tinggi mulai dikenal orang sejak film Laskar Pelangi muncul dilayar lebar. untuk biaya masuk pantai Tj tinggi adalah Free alias gratis.

pantai Tj tinggi ini bersih sekali, dan karena kami sampai disana masih pagi jadi pengunjung masih sedikit. suami dan anakku bebas main di pasir pantai yang sangat bersih, airnya juga jernih. setelah bermain main disana, kami jalan sedikit menuju bebatuan pantai. perjalanan menuju bebatuan pantai harus hati hati karena batunya besar besar sedangkan suami ku sambil menggendong bayi, tapi setelah sampai di spot yang kami tuju, ternyata memang bagus sekali pemandangannya. rasanya foto foto akupun tidak bisa mewakili pemandangan ketika aku melihat langsung keindahan laut belitung.





karena sudah siang, kamipun pindah ke tempat tujuan lainnya, yaaitu Danau Kaolin

lokasi pantai Tj. Tinggi ke Danau kaolin tidak jauh, hanya membutuhkan waktu 10 menit.Danau kaolin merupakan kawah putihnya belitung, danau ini dulunya adalah hasil pertambangan yang ditinggalkan. Danau kaolin juga objek wisata gratis yang tidak boleh dilewatkan untuk dikunjungi, tapi sayangnya kemarin kami tidak bisa merasakan air kaolin, karena akses menuju danaunya sudah ditutup.



setelah dari danau kaolin, kami melanjutkan perjalanan kami untuk mencari makan siang, sesuai rekomendasi Dina, akhirnya kami makan MIE ATEP. Mie atep ini rasanya sangat unik, dan aku belum pernah makan mie seperti ini di jakarta, mie atep juga terkenal untuk para wisatwan kuliner yang ingin berburu makanan di belitung.  satu porsi mie atep seharga Rp 10.000 dan untuk menu lain ada nasi tim ayam seharga Rp 11.000, lumayan murah untuk porsi dan rasa makanan yang enak seperti ini.


sumber: pegipegi.com
selesai makan siang kami mengantarkan Dina pulang setelah itu kamipun kembali ke hotel untuk istirahat.


Hari 3
Selesai sarapan, kami sudah di jemput oleh driver yang akan mengantarkan kami berkeliling belitung. tujuan pertama kami adalah replika SD Muhammadiah  Gantong "Laskar Pelangi".buka dari jam 08.00-19.00  biaya masuk nya Rp 3000, sudah tersedia fasilitas musholla, dan ada beberapa penjual pernak pernik, seperti gelang dan batu akik.  bentuk SD Gantong sangat mirip seperti yang ada dalam film Laskar Pelangi, bahkan bagian dalamnya pun dibuat semirip mungkin seperti yang ada di filmnya.




dari SD Gantong, kami menuju Rumah Keong/Dermaga Kirana. lokasi 2 tempat wisata tersebut berdekatan, jadi kami hanya berjalanan kaki menyebrang jalan menuju Rumah keong.
Rumah Keong ini letaknya berada di atas danau bekas galian tambang. Rumah keong terbuat dari rotan yang bentuknya seperti cangkang keong, sehingga di sebut Rumah Keong.
tak jauh dari rumah keong, terdapat Dermaga Kirana, yang dibuka dari jam 06.00-18.00
Untuk menikmati pemandangan di Rumah Keong dan Dermaga Kirana pengunjung hanya dikenakan biaya Rp 5.000 saja.





Lanjut dari rumah keong, kami menuju ke Museum Kata Andrea Hirata (penulis novel Laskar Pelangi). museum ini merupakan salah satu daya tarik pulau pulau belitung. Museum ini sangat colorfull dan banyak tulisan kata kata disetiap temboknya tiket masuk museum Kata adalah Rp 50.000, sudah dapat buku saku Andrea Hirata. Museum ini hanya buka sampai jam 5 sore, jadi bagi yang ingin mengunjungi museum ini jangan kesorean ya datangnya.
bukan hanya bagian luarnya yang penuh warna, bagian dalamnya pun sangat berwarna dan tiap sudut bangunannya berisi kata dan kalimat yang menginspirasi, juga informatif. selain itu, salah satu sudut ruangan dibuat mirip seperti kamar ikal (salah satu tokoh di film Laskar Pelangi).
aku betah sekali disini karena tempatnya sangat nyaman dan instagramable,  disini juga ada dapur kopi yang dinamai dengan Kopi Kuli.




selesai dari museum kata, kami menuju ke kampung ahok. kampung ahok  merupakan tempat tinggal ahok kecil, sekarang rumah ahok tersebut masih ditempati oleh orang tua beliau. di seberang jalan rumah ahok terdapat replika rumah adat belitung dan toko oleh oleh belitung. biaya memasuki wilayah kampung ahok gratis.






karena sudah siang, kami mampir dulu ke Restaurant Fega yang terletak dipinggir danau. suasana di sini bagus dan sejuk. restaurantnya dibuat seperti bentuk perahu yang unik, kami bisa memilih tempat duduk yang berada tepat diatas danau. menu yang disajikan disini beraneka ragam.


sumber: tripadvisor.com

selesai berfoto ria, kami menuju ke Vihara Dewi Kwam Im, walaupun vihara ini memiliki pemandangan yang bagus, tetapi, karena kami sudah lelah, jadi kami hanya sebentar disini dan mengambil beberapa foto di spot yang menurut kami paling bagus. Vihara ini merupakan tempat ibadah umat Budha, jadi tidak ada biaya masuk disini.







tidak terasa sudah sore dan tempat wisata terakhir yang kami kunjungi di hari ini adalah Pantai Burung Mandi.  tapi tenaga kami tidak memungkinkan untuk melihat lihat lagi, jadi kami hanya berfoto sebentar disini.



hari 4
hari ini merupakan hari terakhir kami di belitung, sebelum ke bandara kami menyempatkan mengunjungi pantai TJ.Pandan, yang letaknya tidak jauh dari hotel kami. Pantai ini tidak sebersih Pantai Tj Pendam, dan pengungjung sudah berdatangan walaupun masih pagi hari, pengujungnya merupakan warga setempat yang lagi mencari  udara pagi sambil  berjogging ria atau sekedar duduk santai. Di pantai ini sebenarnya banyak yang jual makanan, tetapi para pedagang belum membuka kiosnya di pagi hari.


karena kami harus mempersiapkan barang dan harus segera menuju bandara, jadi kami tidak lama di pantai ini. :(

selesai sudah perjalanan kami selama di belitung,  sebenarnya dibelitung masih banyak tempat wisata yang wajib di kunjungi apalagi wisata snorkling dan menjelajah berbagai pulau kecil disekitar belitung. tetapi karena kami membawa anak bayi, jadi kami hanya berwisata di daratannya saja.
oia, disana juga ga ada alfama*t atau indoma*t, ada mini market tetapi letaknya di pusat kota, karena hotel kami di pinggir pantai dan letaknya tidak dekat dengan kota maka kami membeli beberapa perlengkapan kami di toko klontong terdekat.


untuk informasi hotel bisa dilihat di instagram @laluciaboutiquehotel dan untuk sewa mobil (lepas/dengan driver) atau travel belitung bisa dilihat di instagram @belitungcollega .


Happy holiday~~