awalnya tidak ada niatan sama sekali memelihara hewan yang satu ini, tapi karena hampir tiap malam kami selalu scroll bawah dan scrool atas (red:main facebook, path, dan media sosial lainnya) dan selalu kamitemui video video tentang kucing yang membuat kami gemes, akhirnya kami memutuskan untuk memelihara satu kucing kecil.
besoknya suami saya sudah mulai mencari cari orang yang membutuhkan pengadopsi kucing, dan kami pun menemukan beberapa. ternyata disini harga untuk mengadopsi kucing hampir sama dengan di indonesia, kisaran 120 KRW atau sekitar 1200000 rupiah untuk kucing kecil, dan sudah termasuk vaksin dll.
kemudian kami pun mendapat informasi tentang pets street di daerah Chongmuro, yang menawarkan berbagai macam hewan peliharaan terutama kucing dan anjing. waaaaaa pingin sekali kesana.
tapi terlintas dipikiran kami untuk meminta ijin terlebih dahulu kepada "ajushi" pemilik apartemen, kemudian kami pun menanyakan perihal memeilhara kucing di apartemen kami, tapi ternyata jawaban ajhusinya mengecewakan sekali. hiks hiks hiks
ternyata kami tidak boleh memelihara hewan di apartemen, dan hal tersebut sudah tertulis di kertas perjanjian ketika kita ingin tinggal disini hiks. (karena surat perjanjiannya tulisan hangel, makanya saya dan suami tidak pernah membaca suratnya sampai habis, hanya sepotong sepotong).
hiks hiks hiks sedih sekaliiiiiii.
jadi keinginan kami memelihara kucing, kamu tunda dahulu sampai kami pindah apartemen. ;(