Friday, October 2, 2015

Gyeongbokgung Palace (경복궁 (태극기 길))


  Tempat wisata pertama yang saya kunjungi di Korea adalah Istana Gyeongbokgung, salah satu istana terbesar di kota Seoul.  Korea sendiri memiliki banyak istana besar yang tersebar di berbagai Propinsi nya, dan untuk di Propinsi Seoul, Istana besar yang tersisa adalah Istana Gyeongbokgung (Istana Kebahagiaan Agung), Istana Changdeokgung (Istana Kebijakan Gemilang), Istana Changdeokgung (Istana Perayaan Gemilang), dan Istana Deoksugung (Istana Dirgahayu Luhur). Masing masing istana hampir setiap hari ramai dikunjungi oleh turis lokal maupun turis internasional.


GYEONGBOKGUNG, (Istana Kebahagiaan Agung)

   Jika kalian mengunjungi ingin Seoul, Salah satu objek wisata yang wajib kalian kunjungi adalah Istana Gyeongbokgung . Kenapa?   Karena Istana ini merupakan simbol keagungan kerajaan dan rakyat Korea. Istana ini juga merupakan istana utama ketika masa pemerintahan Dinasti Joseon.
Sebelum membahas bagian dalam istana Gyeongbokgung, ada hal menarik lainnya yang terdapat tepat di depan istana, yaitu "Gwanghamun Square"

   Di Gwanghamun Square, terdapat patung Raja Sejong (raja pencipta tulisan hangeul) dan Jendral Yi Sun Yin. 

Di sini sering diadakan berbagai macam festival, mulai dari festival makanan, hinggal festival internasional kebudayaan. Gwanghamun Square juga merupakan tempat yang sering dijadikan lokasi syuting film drama korea, salah satunya adalah "City Hunter". Setiap harinya pada jam jam tertentu, tepat di depan patung Raja Sejong terdapat semburan air yang dapat menyembur disepanjang jalan, sehingga tak heran jika banyak anak anak yang bermain disana.


Patung Jendral YI Sun Yi


Patung Raja Sejong

Festival di depan Gwanghamun Square


   Di  Gwanghamun  Square kita juga dapat mencoba pakaian Hanbok (Korea pakaian tradisional) secara gratis. Mereka membuka stand Hanbok  mulai dari jam 10.00 - 12.00 dan jam 14.00-16.00, setiap hari.
Disamping stand Hanbok, terdapat jasa fotografer yang hasilnya dapat dicetak langsung ditempat. Untuk bingkai tipis, mereka pasang harga  3000 won , dan untuk bingkai agak tebal, mereka pasang harga 4000 won.

Stand hanbok gratis
hasil foto hanbok 

jika kita ingin ke istana Gyeongbokgung melalui Gwanghamun, kita dapat menggunakan transportasi subway line 5 (berwarna ungu) dan berhenti di stasiun Gwanghamun.

Oke, sekian untuk penjelasan tentang Gwanghamun Square nya.

   Istana Gyeongbokgung tepat berada di belakang patung Raja Sejong,
Istana Gyeongbokgung buka hampir setiap harinya, keculi hari senin atau selasa.
Jadwal Istana Gyeongbokgung:
Januari-Februari  09.00-17.00; 
Mei- Maret 09.00- 18.00;
Juni-Agustus 09.00-18.30;
September-Oktober: 09.00-18.00;
November-Desember 09.00 -17.00
 (Harus diperhatikan jam bukanya yaa)

Tiket masuk istana cukup terjangkau, 
  • dewasa (19-64 tahun): 3000 won dan jika lebih dari 10 orang: 2400 won
  • anak (7-18 tahun): 1500 won dan jika lebih dari 10 orang: 1200 won
Jika kita ingin langsung memasuki istana Gyeongbokgung tanpa melalui Gwanghamun Square, kita harus naik subway line 3 (berwarna jingga) dan turun di stasiun Gyeongbokgung Palace.


Foto ini merupakan istana Gyeongbokgung tampak depan. 
Gerbang pertama Istana Gyeongbokgung

Gerbang pertama Istana Gyeongbokgung tampak belakang

di samping pintu masuk istana terdapat patung Haechi yang merupakan simbol ikon propinsi/ kota Seoul.

Patung Haechi

Patung Haechi tampak belakang

di depan gerbang ini kita juga dapat melihat upacara pergantian penjaga istana (Changing Guard Ceremony), upacara ini biasanya berlangsung 30 menit, setiap 2 jam sekali dimulai dari pukul 10.00 hingga pukul 16.00. Selain menjadi penonton upacara perggantian penjaga, kita juga dapat berfoto dengan para penjanganya.



Changing Guard Ceremony


Penjaga Gerbang Istana

Setelah masuk gerbang utama, kita dapat menemukan stand penjualan tiket, di sana juga kita dapat mencoba baju para penjaga istana secara gratis.
Selanjutnya terdapat gerbang kedua untuk masuk ke dalam istana.

tampak depan gerbang ke 2 Geyeongbokgung
Suasana antara gerbang pertama dan kedua

Salah satu bangunan yang berada di dekat gerbang pertama


Luas Istana Gyeongbokgung ini adalah 410.000 meter persegi, dulunya istana ini memiliki banyak bangunan utama sampai akhirnya pemerintah Jepang menghancurkan hampir seluruh bangunannya, sehingga hanya beberapa bangunan saja yang tersisa yang masih dapat  kita nikmati ketika kita berkunjung ke Istana Geyeongbokgung.

     Bangunan pertama yang akan kita lihat ketika memasuki Istana  Gyeongbokgung adalah Geunjeongjeong atau  Balai Tahta. Dahulu tempat ini merupakan balai pertemuan  antara Raja dengan pejabat atau  petinggi negara untuk melalukan upacara  dan acara penting lainnya. di bagian tengah Geunjeongjeong terdapat  Ruang Tahta Raja, yang merupaka tempat raja memberi perintah dan tugas kenegaraan.


Ruang Tahta Raja
Di arah kiri sekitar balai tahta terdapat Paviliun Gyeonghoeru yang memiliku 48 toggak granit ditengah kolam teratai. Paviliun ini merupakan tempat diadakannya festival-festival kerajaan oleh raja-raja Korea.

Paviliun Gyeonghoeru ketika musim dingin
Paviliun Gyeonghoeru ketika musim panas

Suasana sekitar paviliun inipun sangat menarik, karena selain tempatnya yang terletak ditengah tengah pohon rindang, disana juga disediakan tempat duduk sehingga kita dapat beristirahat sambil memandangi indahnya paviliun Gyeonghoeru.

Suasana di sekitar Paviliun Gyeonghoeru

Suasana di samping Paviliun Gyeonghoeru

Disepanjang jalan ke halaman belakang istana kita dapat menikmati keindahan bangunan bersejarah korea.










    bangunan bangunan ini merupakan tempat tinggal keluarga hingga pembantu kerajaan.
Tempat tingga Raja dan Ratu pada masa kerajaan pun terpisah, walaupun masih dalam satu kawasan kerajaan.

Diantara bangunan disini, salah satunya terdapat ruangan pribadi raja, disini kita  dapat melihat apa saja yang terdapat didalamnya .

Ruangan pribadi raja Korea
     Jika kita berjalan sedikit kebagian halaman belakang istana (dan  letaknya hampir diujung istana), kita akan melihat indahnya Paviliun Hwangwonjeong, yaitu  tempat peristirahatan raja dan ratu Korea. Dari sini kita dapat melihat pemandangan Gunung Amisan dari kejauhan. karena keindahannya, sehingga banyak seniman yang menjadikan pemandangan ini sebagai salah satu objek lukisan yang sangat diminati .

Paviliun Hwangwonjeong tampak samping

Paviliun Hwangwonjeong ketika musim panas

Paviliun Hwangwonjeong ketika musim dingin
Paviliun Hwangwonjeong tampak samping ketika musim dingin


   Demikian beberapa sisi keindahan istana Gyeongbokgung, Istana utama kerajaan Korea di Proponsi Seoul. Selain letaknya yang strategis, istana ini memiliki berbagai sudut yang menyimpan berjuta sejarah dan saksi bisu zaman kerajaan berbagai generasi.

   Istana Gyeongbokgung merupakan salah satu tempat wisata yang sangat di rekomendasikan berbagai macam bisnis tour korea untuk memperkenalkan sejarah dan budaya korea. 

Jadi, sangat disayangkan sekali jika kita berkunjung ke negeri gingseng tetapi tidak mengunjungi tempat ini. :D