Tempat wisata pertama yang saya kunjungi di Korea adalah Istana Gyeongbokgung, salah satu istana terbesar di kota Seoul.
Korea sendiri memiliki banyak istana besar yang tersebar di berbagai Propinsi nya, dan untuk di Propinsi Seoul, Istana besar yang tersisa adalah Istana Gyeongbokgung (Istana Kebahagiaan Agung), Istana Changdeokgung (Istana Kebijakan Gemilang), Istana Changdeokgung (Istana Perayaan Gemilang), dan Istana Deoksugung (Istana Dirgahayu Luhur). Masing masing istana hampir setiap hari ramai dikunjungi oleh turis lokal maupun turis internasional.
GYEONGBOKGUNG, (Istana Kebahagiaan Agung)
Jika kalian mengunjungi ingin Seoul, Salah satu objek wisata yang wajib kalian kunjungi adalah Istana Gyeongbokgung . Kenapa? Karena Istana ini merupakan simbol keagungan kerajaan dan rakyat Korea. Istana ini juga merupakan istana utama ketika masa pemerintahan Dinasti Joseon.
Sebelum membahas bagian dalam istana Gyeongbokgung, ada hal menarik lainnya yang terdapat tepat di depan istana, yaitu "Gwanghamun Square"
Di Gwanghamun Square, terdapat patung Raja Sejong (raja pencipta tulisan hangeul) dan Jendral Yi Sun Yin.
Di sini sering diadakan berbagai macam festival, mulai dari festival makanan, hinggal festival internasional kebudayaan. Gwanghamun Square juga merupakan tempat yang sering dijadikan lokasi syuting film drama korea, salah satunya adalah "City Hunter". Setiap harinya pada jam jam tertentu, tepat di depan patung Raja Sejong terdapat semburan air yang dapat menyembur disepanjang jalan, sehingga tak heran jika banyak anak anak yang bermain disana.
 |
Patung Jendral YI Sun Yi
|
 |
| Patung Raja Sejong |
 |
| Festival di depan Gwanghamun Square |
Di Gwanghamun Square kita juga dapat mencoba pakaian Hanbok (Korea pakaian tradisional) secara gratis. Mereka membuka stand Hanbok mulai dari jam 10.00 - 12.00 dan jam 14.00-16.00, setiap hari.
Disamping stand Hanbok, terdapat jasa fotografer yang hasilnya dapat dicetak langsung ditempat. Untuk bingkai tipis, mereka pasang harga 3000 won , dan untuk bingkai agak tebal, mereka pasang harga 4000 won.
 |
| Stand hanbok gratis |
 |
| hasil foto hanbok |
jika kita ingin ke istana Gyeongbokgung melalui Gwanghamun, kita dapat menggunakan transportasi subway line 5 (berwarna ungu) dan berhenti di stasiun Gwanghamun.
Oke, sekian untuk penjelasan tentang Gwanghamun Square nya.
Istana Gyeongbokgung tepat berada di belakang patung Raja Sejong,
Istana Gyeongbokgung buka hampir setiap harinya, keculi hari senin atau selasa.
Jadwal Istana Gyeongbokgung:
Januari-Februari 09.00-17.00;
Mei- Maret 09.00- 18.00;
Juni-Agustus 09.00-18.30;
September-Oktober: 09.00-18.00;
November-Desember 09.00 -17.00
(Harus diperhatikan jam bukanya yaa)
Tiket masuk istana cukup terjangkau,
- dewasa (19-64 tahun): 3000 won dan jika lebih dari 10 orang: 2400 won
- anak (7-18 tahun): 1500 won dan jika lebih dari 10 orang: 1200 won
Jika kita ingin langsung memasuki istana Gyeongbokgung tanpa melalui Gwanghamun Square, kita harus naik subway line 3 (berwarna jingga) dan turun di stasiun Gyeongbokgung Palace.
Foto ini merupakan istana Gyeongbokgung tampak depan.
 |
| Gerbang pertama Istana Gyeongbokgung |
 |
| Gerbang pertama Istana Gyeongbokgung tampak belakang |
di samping pintu masuk istana terdapat patung Haechi yang merupakan simbol ikon propinsi/ kota Seoul.
 |
| Patung Haechi |
 |
| Patung Haechi tampak belakang |
di depan gerbang ini kita juga dapat melihat upacara pergantian penjaga istana (Changing Guard Ceremony), upacara ini biasanya berlangsung 30 menit, setiap 2 jam sekali dimulai dari pukul 10.00 hingga pukul 16.00. Selain menjadi penonton upacara perggantian penjaga, kita juga dapat berfoto dengan para penjanganya.
 |
Changing Guard Ceremony
|
 |
| Penjaga Gerbang Istana |
Setelah masuk gerbang utama, kita dapat menemukan stand penjualan tiket, di sana juga kita dapat mencoba baju para penjaga istana secara gratis.
Selanjutnya terdapat gerbang kedua untuk masuk ke dalam istana.
 |
| tampak depan gerbang ke 2 Geyeongbokgung |
 |
| Suasana antara gerbang pertama dan kedua |
 |
| Salah satu bangunan yang berada di dekat gerbang pertama |
Luas Istana Gyeongbokgung ini adalah 410.000 meter persegi, dulunya istana ini memiliki banyak bangunan utama sampai akhirnya pemerintah Jepang menghancurkan hampir seluruh bangunannya, sehingga hanya beberapa bangunan saja yang tersisa yang masih dapat kita nikmati ketika kita berkunjung ke Istana Geyeongbokgung.
Bangunan pertama yang akan kita lihat ketika memasuki Istana Gyeongbokgung adalah
Geunjeongjeong atau Balai Tahta. Dahulu tempat ini merupakan balai pertemuan antara Raja dengan pejabat atau petinggi negara untuk melalukan upacara dan acara penting lainnya. di bagian tengah Geunjeongjeong terdapat Ruang Tahta Raja, yang merupaka tempat raja memberi perintah dan tugas kenegaraan.
 |
| Ruang Tahta Raja |
bangunan bangunan ini merupakan tempat tinggal keluarga hingga pembantu kerajaan.
Tempat tingga Raja dan Ratu pada masa kerajaan pun terpisah, walaupun masih dalam satu kawasan kerajaan.
Diantara bangunan disini, salah satunya terdapat ruangan pribadi raja, disini kita dapat melihat apa saja yang terdapat didalamnya .
 |
| Ruangan pribadi raja Korea |
Jika kita berjalan sedikit kebagian halaman belakang istana (dan letaknya hampir diujung istana), kita akan melihat indahnya
Paviliun Hwangwonjeong, yaitu
tempat peristirahatan raja dan ratu Korea. Dari sini kita dapat melihat pemandangan Gunung Amisan dari kejauhan. karena keindahannya, sehingga banyak seniman yang menjadikan pemandangan ini sebagai salah satu objek lukisan yang sangat diminati .
 |
| Paviliun Hwangwonjeong tampak samping |
 |
| Paviliun Hwangwonjeong ketika musim panas |
 |
| Paviliun Hwangwonjeong ketika musim dingin |
 |
| Paviliun Hwangwonjeong tampak samping ketika musim dingin |
Demikian beberapa sisi keindahan istana Gyeongbokgung, Istana utama kerajaan Korea di Proponsi Seoul. Selain letaknya yang strategis, istana ini memiliki berbagai sudut yang menyimpan berjuta sejarah dan saksi bisu zaman kerajaan berbagai generasi.
Istana Gyeongbokgung merupakan salah satu tempat wisata yang sangat di rekomendasikan berbagai macam bisnis tour korea untuk memperkenalkan sejarah dan budaya korea.
Jadi, sangat disayangkan sekali jika kita berkunjung ke negeri gingseng tetapi tidak mengunjungi tempat ini. :D